Minggu, 03 Februari 2019

Latar Belakang Pembuatan Komik Gajah Billy



Halo kawan, lama nih enggk pernah ngurusin blog. 
Eh ,kalian tahu enggk kalau saya pernah mbuat komik ? komik yang saya buat merupakan komik pertama yang alhamdulillah jadi loh. 
Dari dulu saya mbuat banyak cerita tetapi kandas di tengah jalan (enggk pernah selesai mbuatnya). Tetapi komik yang satu ini beneran di konsep dengan matang dan insyallah tepat sasaran. Dibuat sekitar akhir tahun 2016 hingga awal tahun 2017, memakan waktu dari konsep hingga jadi komik sekitar 4 bulan (3 bulan riset, 1 bulan pembuatan komik ).
 Enggk percaya ? nih baca artikel dibawah.




LATAR BELAKANG CERITA KOMIK GAJAH BILLY

Isu mengenai hutan setiap tahun selalu diperbincangkan, isu mengenai hutan tak lain adalah berkurangnya area hutan di Indonesia, hal ini menjadi serius didukung mengenai fakta dilapangan seperti dikutip dari situs www.wwf.or.id kerusakan hutan diIndonesia cukup memprihatinkan. Berdasarkan catatan Kementrian Kehutanan Republik Indonesia, sedikitnya 1,1 juta hektar atau 2% dari hutan Indonesia setiap tahunnya menyusut. Dari sekitar 130 juta hektar hutan yang tersisa di Indonesia, 42 juta hektar diantaranya sudah habis ditebang.

Mengenai hutan Indonesia adalah rumah dari 12 persen spesies mamalia dunia, 7,3 persen hewan reptil dan amfibi, dan 17 persen spesies burung dari seluruh dunia. Dari data di atas hanya sebagian hewan yang dapat diidentifikasi, diyakini masih banyak hewan yang tersembunyi didalamnya, selain itu data WWF menunjukkan antara tahun 1994-2007 ditemukannya 400 spesies baru dalam dunia sains di pulau Kalimantan, dan masih banyak lagi spesies hewan di pulau-pulau lain di Indonesia, sangat disayangkan apabila tiap tahun area hutan di Indonesia berkurang. Oleh karena itu masalah tersebut perlu ditindak lanjuti seperti aksi menanam pohon ataupun menolak mengenai berubahnya area hutan menjadi pemukiman warga dan perkebunan yang tanpa batas mengeksploitasi hutan.

Salah satu upaya untuk menanggulangi masalah tersebut dengan mempublikasikan masalah ke masyarakat luas. Masyarakat wajib tahu mengenai berkurangnya area hutan mengingat pentingnya peran hutan bagi lingkungan terlebih lagi aneka ragam hayati dan hewan-hewan yang semakin sedikit jumlahnya karena eksploitasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Media komunikasi memiliki banyak jenis, seperti televisi, koran, majalah, poster, sosial media, dan lain-lain. Salah satunya adalah komik. Komik sendiri adalah sebuah gambar yang disusun sedemikan rupa sehingga membentuk sebuah rangkaian cerita. Komik merupakan media yang banyak digemari banyak orang, oleh karena itu penulis memilih komik sebagai media untuk menyampaikan informasi mengenai masalah berkurangnya area hutan di Indonesia dan aneka ragam hayati serta hewan di dalamnya.

Dalam hal ini penulis merancang sebuah komik yang mengangkat kehidupan di hutan, khususnya hewan-hewan yang ada dihutan. Dari sekian banyak hewan di hutan Indonesia, penulis memilih hewan gajah sebagai tokoh utama dalam komik tersebut. Gajah dipilih sebagai tokoh utama dalam cerita komik karena termasuk satwa yang dilindungi dan jumlahnya yang semakin sedikit di hutan Indonesia, tercatat pada tahun 2007 jumlah gajah khususnya gajah Sumatera berjumlah 2400-2800 dan diperkirakan tiap tahunnya berkurang karena kerusakan habitat dan perburuan liar. Gajah memiliki peranan penting dalam ekosistem di hutan seperti dikutip dari situs www.wwf.or.id gajah merupakan spesies payung bagi habitatnya dan mewakili keragaman hayati di dalam ekosistem yang kompleks tempatnya hidup. Artinya konservasi gajah akan membantu mempertahankan keragaman hayati dan integritas ekologi dalam ekosistemnya, sehingga akhirnya ikut menyelamatkan berbagai spesies kecil lainnya. Dalam satu hari, gajah mengonsumsi sekitar 150 kg makanan dan 180 liter air dan membutuhkan areal jelajah hingga 20 kilometer persegi per hari. Biji tanaman dalam kotoran gajah akan tersebar ke seluruh areal hutan yang melewatinya dan membantu proses regenerasi hutan alam.

Dengan dibuatnya komik yang mengangkat tema hutan dan dipilihnya gajah Sumatera sebagai tokoh utama dalam cerita komik tersebut, penulis berharap pembaca adalah semua kalangan namun dikhususkan anak-anak, agar mereka mengerti pentingnya menjaga kelestarian hutan di Indonesia, aneka ragam hayati dan hewan-hewan di dalamnya akan musnah, anak-anak dipilih karena mereka adalah generasi penerus bangsa, generasi yang akan meneruskan perjuangan generasi sebelumnya, dan harapan baru bagi masa depan bangsa yang akan menjaga dan melestarikan lingkungannya dengan arif dan bijaksana.


 
KONSEP PERANCANGAN KOMIK
           Khalayak Sasaran (target audience)
1.      Aspek demografis (sosiokultural target audience primer)
a.       Jenis kelamin
Laki-laki dan perempuan
b.      Usia
7-15 tahun
c.       Pendidikan
Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP)
d.      Pekerjaan
Pelajar
e.       Penghasilan
Belum berpenghasilan
2.      Aspek psikografis
a.       Kegiatan di luar pekerjaan/profesi
Bermain game komputer, jalan-jalan dan lain-lain
b.      Interest/hobi
Semua hobi, dikhususkan hobi yang selalu di dalam ruangan (indoor) yang tidak ada unsur alamnya.
c.       Opini terhadap komik
Opini target terhadap komik adalah sebuah buku bacaan yang banyak disukai karena dapat dengan mudah dimengerti dan dipahami, berisi gambar yang biasanya bercerita mengenai petualangan dan fantasi. Karakter tokohnya ikonik mudah dikenali, selain itu sifat karakter tokohnya beragam sesuai dengan perannya dalam cerita dan tokoh karakter utama seringkali diidolakan hingga target (anak usia 7-15 tahun)  meniru kebiasaan tokoh tersebut mulai dari sifat sampai kostum yang dikenakan.
3.      Aspek Geografis
Target tinggal di sebuah perkotaan, seperti kota Surabaya, Jakarta, Malang dan lain-lain, dipilih karena masyarakat perkotaan tidak terdapat hutan di sekitar lingkungan  mereka tinggal sehingga akan tertarik dan mencari informasi baru tersebut mengenai dampak perusakan hutan terhadap satwa didalamnya. Tetapi tidak menutup kemungkinan target juga tinggal di pedesaan yang memiliki dampak lebih besar karena lingkungan tempat mereka tingggal masih terdapat hutan yang perlu mereka jaga terkait fungsi hutan bagi satwa didalamnya.



 Tujuan dan Strategi Kreatif 

1.      Tujuan Kreatif
Membuat sebuah karya komik, komik bercerita dari sudut pandang satwa di hutan
yang diharapkan mampu memberikan kesadaran terhadap pembaca, mengenai keadaan hutan saat ini dan memberi informasi akibat perusakan hutan terhadap beberapa satwa di dalamnya.

2.       Strategi Kreatif
a.       Tema Cerita
Pentingnya hutan bagi kehidupan satwa di dalamnya
b.      Judul Komik
Gajah Billy
c.       Sub-Sub Judul dalam Komik
Tersesat di Hutan Tandus
d.      Font Tipografi Komik
1)      Judul                       
Font didesain sedemikian rupa sehingga memiliki  kesan menyatu dengan tema cerita (dekoratif).
2)      Nama pengarang     
Menggunakan jenis font sanserif yaitu Arial Rounded MT BOLD
3)      Teks narasi  
Menggunakan jenis font sanserif yaitu Comic Sans MS dengan Boldberukuran 14 point.
4)      Teks dekoratif
Menggunakan jenis font sanserif yaitu Badaboom BB dengan ukuran menyesuaikan ukuran panel.

e.       Gaya Desain
Komik menggunakan gaya komik Eropa (komik tintin), komik dibuat menggunakan lebih sedikit panel dan berukuran besar, dipilih karena sesuai dengan gaya bahasa anak yang lebih senang dengan gambar yang menampilkan visualisasi secara untuh memudahkan mereka membaca komik. Lebih mementingkan ekspresi karakter tokoh dan gesture, serta menggunakan warna yang mencolok (warna primer, dan sekunder). Garis yang digunakan seminim mungkin saat membuat karakter tokoh agar mudah dikenali dan dipahami ciri khas tiap tokohnya.


Proses Pembuatan

1. Menentukan dan mencari tema komik

2. Menentukan tokoh utama (sesuai tema komik)

3. Membuat ringkasan cerita komik
4. Membuat naskah tulis / dialog yang dilengkapi dengan setting

5. Membuat desain karakter tokoh
6. Membuat story board
7. Membuat sketsa komik pada kertas A4 (outline dilakukan secara manual)
8. Melakukan scanning sketsa komik dan melakukan editing hasil scanning
9. Melakukan digital colouring pada outline
10. Menata ulang panel
11. Memberikan teks



Karakter Tokoh

Karakter Tokoh Utama (Billy)







Tokoh utama seekor gajah bernama Billy, memiliki karakter baik hati, sedikit penakut, tetapi berani melawan musuhnya saat terdesak.



Karakter Tokoh Pendukung

Kelinci

Tokoh Kelinci memiliki karakter pintar, cerdik, tetapi takut dengan Harimau







Harimau



Tokoh Harimau memiliki karakter pemberani, tetapi takut dengan Pemburu



Gajah Mahot





Tokoh Mahot memiliki karakter pemberani, bijaksana dan berjiwa pemimpin.


Pemburu

Tokoh Pemburu memiliki karakter licik, memiliki kebiasaan memburu hewan-hewan hewan yang langka.



Manusia







Tokoh Manusia memiliki kebiasaan menebang pohon dan bercocok tanam selain itu juga sering menangkap hewan yang berani merusak kebun mereka.












Latar Setting Tempat 
Huntan Gundul


 Hutan Tropis

Perkebunan Sawit


 Perbukitan dan Tebing






Review Komik Gajah Billy













 Ingin tahu cerita lengkapnya ? baca di webtoon yaaa