Halo kawan, lama
nih enggk pernah ngurusin blog.
Eh ,kalian tahu enggk kalau saya pernah mbuat
komik ? komik yang saya buat merupakan komik pertama yang alhamdulillah jadi loh.
Dari
dulu saya mbuat banyak cerita tetapi kandas di tengah jalan (enggk pernah
selesai mbuatnya). Tetapi komik yang satu ini beneran di konsep dengan matang
dan insyallah tepat sasaran. Dibuat sekitar akhir tahun 2016 hingga awal tahun
2017, memakan waktu dari konsep hingga jadi komik sekitar 4 bulan (3 bulan riset,
1 bulan pembuatan komik ).
Enggk percaya ? nih baca artikel dibawah.
LATAR BELAKANG CERITA KOMIK GAJAH BILLY
Isu mengenai hutan setiap tahun selalu diperbincangkan, isu mengenai hutan tak
lain adalah berkurangnya area hutan di Indonesia, hal ini menjadi serius
didukung mengenai fakta dilapangan seperti dikutip dari situs www.wwf.or.id kerusakan hutan diIndonesia cukup memprihatinkan. Berdasarkan catatan
Kementrian Kehutanan Republik Indonesia, sedikitnya 1,1 juta hektar atau 2% dari
hutan Indonesia setiap tahunnya menyusut.
Dari sekitar 130 juta hektar hutan yang tersisa di Indonesia, 42 juta hektar
diantaranya sudah habis ditebang.
Mengenai hutan Indonesia
adalah rumah dari 12 persen spesies mamalia dunia, 7,3 persen hewan reptil dan
amfibi, dan 17 persen spesies burung dari seluruh dunia. Dari data di atas
hanya sebagian hewan yang dapat diidentifikasi, diyakini masih banyak hewan
yang tersembunyi didalamnya, selain itu data WWF menunjukkan antara tahun
1994-2007 ditemukannya 400 spesies baru dalam dunia sains di pulau Kalimantan,
dan masih banyak lagi spesies hewan di pulau-pulau lain di Indonesia, sangat
disayangkan apabila tiap tahun area hutan di Indonesia berkurang. Oleh karena
itu masalah tersebut perlu ditindak lanjuti seperti aksi menanam pohon ataupun
menolak mengenai berubahnya area hutan menjadi pemukiman warga dan perkebunan
yang tanpa batas mengeksploitasi hutan.
Salah satu upaya untuk
menanggulangi masalah tersebut dengan mempublikasikan masalah ke masyarakat
luas. Masyarakat wajib tahu mengenai berkurangnya area hutan mengingat
pentingnya peran hutan bagi lingkungan terlebih lagi aneka ragam hayati dan
hewan-hewan yang semakin sedikit jumlahnya karena eksploitasi pihak-pihak yang
tidak bertanggung jawab.
Media komunikasi memiliki
banyak jenis, seperti televisi, koran, majalah, poster, sosial media, dan
lain-lain. Salah satunya adalah komik. Komik sendiri adalah sebuah gambar yang
disusun sedemikan rupa sehingga membentuk sebuah rangkaian cerita. Komik
merupakan media yang banyak digemari banyak orang, oleh karena itu penulis
memilih komik sebagai media untuk menyampaikan informasi mengenai masalah berkurangnya
area hutan di Indonesia dan aneka ragam hayati serta hewan di dalamnya.
Dalam hal ini penulis
merancang sebuah komik yang mengangkat kehidupan di hutan, khususnya
hewan-hewan yang ada dihutan. Dari sekian banyak hewan di hutan Indonesia,
penulis memilih hewan gajah sebagai tokoh utama dalam komik tersebut. Gajah
dipilih sebagai tokoh utama dalam cerita komik karena termasuk satwa yang dilindungi
dan jumlahnya yang
semakin sedikit di hutan Indonesia, tercatat pada tahun 2007 jumlah gajah
khususnya gajah Sumatera berjumlah 2400-2800 dan diperkirakan tiap tahunnya
berkurang karena kerusakan habitat dan perburuan liar. Gajah memiliki peranan
penting dalam ekosistem di hutan seperti dikutip dari situs www.wwf.or.id gajah merupakan spesies payung bagi habitatnya dan mewakili keragaman
hayati di dalam ekosistem yang kompleks tempatnya hidup. Artinya konservasi
gajah akan membantu mempertahankan keragaman hayati dan integritas ekologi
dalam ekosistemnya, sehingga akhirnya ikut menyelamatkan berbagai spesies kecil
lainnya. Dalam satu hari, gajah mengonsumsi sekitar 150 kg makanan dan 180
liter air dan membutuhkan areal jelajah hingga 20 kilometer persegi per hari.
Biji tanaman dalam kotoran gajah akan tersebar ke seluruh areal hutan yang
melewatinya dan membantu proses regenerasi hutan alam.
Dengan dibuatnya komik
yang mengangkat tema hutan dan dipilihnya gajah Sumatera sebagai tokoh utama
dalam cerita komik tersebut, penulis berharap pembaca adalah semua kalangan namun
dikhususkan anak-anak, agar mereka mengerti pentingnya menjaga kelestarian
hutan di Indonesia, aneka ragam hayati dan hewan-hewan di dalamnya akan musnah,
anak-anak dipilih karena mereka adalah generasi penerus bangsa, generasi yang
akan meneruskan perjuangan generasi sebelumnya, dan harapan baru bagi masa
depan bangsa yang akan menjaga dan melestarikan lingkungannya dengan arif dan
bijaksana.
KONSEP PERANCANGAN KOMIK
Khalayak Sasaran (target audience)
1.
Aspek demografis (sosiokultural
target audience primer)
a. Jenis
kelamin
Laki-laki dan perempuan
b.
Usia
7-15 tahun
c. Pendidikan
Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP)
d. Pekerjaan
Pelajar
e. Penghasilan
Belum berpenghasilan
2.
Aspek psikografis
a.
Kegiatan di luar pekerjaan/profesi
Bermain game komputer, jalan-jalan dan lain-lain
b.
Interest/hobi
Semua hobi, dikhususkan hobi yang selalu di dalam ruangan (indoor) yang
tidak ada unsur alamnya.
c.
Opini terhadap komik
Opini target terhadap komik adalah sebuah buku bacaan yang banyak disukai
karena dapat dengan mudah dimengerti dan dipahami, berisi gambar yang biasanya
bercerita mengenai petualangan dan fantasi. Karakter tokohnya ikonik mudah
dikenali, selain itu sifat karakter tokohnya beragam sesuai dengan perannya
dalam cerita dan tokoh karakter utama seringkali diidolakan hingga target (anak
usia 7-15 tahun) meniru kebiasaan tokoh tersebut
mulai dari sifat sampai kostum yang dikenakan.
3. Aspek
Geografis
Target tinggal di sebuah perkotaan, seperti kota Surabaya, Jakarta,
Malang dan lain-lain, dipilih karena masyarakat perkotaan tidak terdapat hutan
di sekitar lingkungan mereka tinggal
sehingga akan tertarik dan mencari informasi baru tersebut mengenai dampak
perusakan hutan terhadap satwa didalamnya. Tetapi tidak menutup kemungkinan target
juga tinggal di pedesaan yang memiliki dampak lebih besar karena lingkungan
tempat mereka tingggal masih terdapat hutan yang perlu mereka jaga terkait
fungsi hutan bagi satwa didalamnya.
Tujuan dan Strategi Kreatif
1.
Tujuan Kreatif
Membuat sebuah karya komik, komik
bercerita dari sudut pandang satwa di hutan
yang diharapkan mampu memberikan
kesadaran terhadap pembaca, mengenai keadaan hutan saat ini dan memberi
informasi akibat perusakan hutan terhadap beberapa satwa di dalamnya.
2.
Strategi
Kreatif
a.
Tema Cerita
Pentingnya
hutan bagi kehidupan satwa di dalamnya
b.
Judul Komik
Gajah Billy
c.
Sub-Sub Judul dalam Komik
Tersesat di Hutan Tandus
d.
Font Tipografi Komik
1)
Judul
Font didesain sedemikian rupa
sehingga memiliki kesan menyatu dengan tema
cerita (dekoratif).
2)
Nama
pengarang
Menggunakan jenis font sanserif yaitu Arial Rounded MT BOLD
3)
Teks
narasi
Menggunakan jenis font sanserif yaitu
Comic Sans MS dengan Boldberukuran 14 point.
4)
Teks dekoratif
Menggunakan jenis font sanserif yaitu Badaboom BB dengan ukuran
menyesuaikan ukuran panel.
e. Gaya Desain
Komik menggunakan gaya komik Eropa (komik
tintin), komik dibuat menggunakan lebih sedikit panel dan berukuran besar,
dipilih karena sesuai dengan gaya bahasa anak yang lebih senang dengan gambar
yang menampilkan visualisasi secara untuh memudahkan mereka membaca komik.
Lebih mementingkan ekspresi karakter tokoh dan gesture, serta menggunakan warna yang mencolok (warna primer, dan
sekunder). Garis yang digunakan seminim mungkin saat membuat karakter tokoh
agar mudah dikenali dan dipahami ciri khas tiap tokohnya.
Proses
Pembuatan
1. Menentukan dan mencari tema komik
2. Menentukan tokoh utama (sesuai tema komik)
3. Membuat ringkasan cerita komik
4. Membuat naskah tulis / dialog yang dilengkapi dengan setting
5. Membuat desain karakter tokoh
6. Membuat story board
7. Membuat sketsa komik pada kertas A4 (outline dilakukan secara manual)
8. Melakukan scanning sketsa komik dan melakukan editing hasil scanning
9. Melakukan digital colouring pada outline
10. Menata ulang panel
11. Memberikan teks
Karakter Tokoh
Karakter Tokoh Utama (Billy)

Tokoh utama seekor
gajah bernama Billy, memiliki karakter baik hati, sedikit penakut, tetapi
berani melawan musuhnya saat terdesak.
Karakter Tokoh Pendukung
Kelinci
Tokoh Kelinci memiliki karakter pintar, cerdik,
tetapi takut dengan Harimau
Harimau
Tokoh Harimau memiliki karakter pemberani, tetapi
takut dengan Pemburu
Gajah Mahot

Tokoh Mahot memiliki karakter pemberani, bijaksana dan
berjiwa pemimpin.
Pemburu
Tokoh Pemburu memiliki karakter licik, memiliki
kebiasaan memburu hewan-hewan hewan yang langka.
Manusia
Tokoh Manusia memiliki kebiasaan menebang pohon dan bercocok
tanam selain itu juga sering menangkap hewan yang berani merusak kebun mereka.

Latar Setting Tempat
Huntan Gundul
Hutan Tropis
Perkebunan Sawit
Perbukitan dan Tebing
Review Komik Gajah Billy
Ingin tahu cerita lengkapnya ? baca di webtoon yaaa



















